PHEI Resmi Luncurkan Harga Pasar Wajar Sekuritas Bank Indonesia, Iklim Investasi Makin Kondusif!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) resmi meluncurkan Harga Pasar Wajar (HPW) untuk Sekuritas Bank Indonesia. Itu meliputi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekurita...

PHEI Resmi Luncurkan Harga Pasar Wajar Sekuritas Bank Indonesia, Iklim Investasi Makin Kondusif!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) resmi meluncurkan Harga Pasar Wajar (HPW) untuk Sekuritas Bank Indonesia. Itu meliputi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Ini merupakan langkah perdana PHEI setelah ditunjuk oleh Bank Indonesia sebagai lembaga yang berwenang melakukan penilaian dan penerbitan HPW untuk instrumen tersebut.

Selain penunjukan dari Bank Indonesia, PHEI juga telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjadi syarat utama untuk melakukan penilaian dan penerbitan HPW Sekuritas Bank Indonesia. Dengan diluncurkannya HPW ini, PHEI semakin memperluas perannya di sektor keuangan Indonesia.

Direktur Utama PHEI, M. Kadhafi Mukrom, menyatakan peluncuran HPW ini merupakan upaya kolektif untuk memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional. Ia berharap HPW Sekuritas Bank Indonesia bisa membantu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan transparan. “Hadirnya HPW Sekuritas Bank Indonesia dapat menjadi pendorong bagi peningkatan integritas dan kredibilitas pasar keuangan Indonesia di mata dunia,” ujarnya, di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Kadhafi menjelaskan, penilaian harga pasar wajar ini melengkapi HPW yang sudah diterbitkan PHEI untuk instrumen Efek Beragun Utang dan Sukuk (EBUS) serta surat berharga lainnya. Total, PHEI telah melakukan penilaian terhadap 1.304 seri instrumen efek dengan nilai outstanding mencapai Rp7.552,23 triliun. Menurut Kadhafi, PHEI menggunakan sumber data primer yang terverifikasi serta data sekunder yang dapat dipercaya. "Metodologi yang digunakan juga secara luas digunakan oleh lembaga penilaian harga efek di beberapa negara," tambahnya.

Peluncuran HPW ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Edi Broto Suwarno, Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK, Donny Hutabarat, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, dan Risa E. Rustam, Direktur PT Bursa Efek Indonesia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2