Prabowo Mau Bangun 3 Juta Rumah per Tahun, BTN Siap All Out Sukseskan Program Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024-2029, pada Minggu (20/10/2024. Sal...

Prabowo Mau Bangun 3 Juta Rumah per Tahun, BTN Siap All Out Sukseskan Program Ini!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024-2029, pada Minggu (20/10/2024.

Salah satu program andalan pemerintahan Prabowo - Gibran adalah pembangunan tiga juta rumah per tahun. Dengan dana ratusan triliun yang siap digulirkan, proyek ini diharapkan bisa menggerakkan sektor riil dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Inisiatif ini juga memberikan harapan bagi masyarakat untuk memiliki rumah yang layak.

Dalam peta jalan yang dirancang oleh tim satgas perumahan, sebanyak 3 juta rumah akan dibangun setiap tahun. Rinciannya, 1 juta unit akan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan, sementara 2 juta unit lainnya akan dibangun di pedesaan.

"Program prioritas Pak Prabowo adalah pengentasan kemiskinan. Salah satu instrumen yang digunakan adalah sektor perumahan. Proyek ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan perputaran uang di daerah," kata Bonny Z. Minang, anggota tim satgas perumahan yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, di Jakarta, dikutip Senin (21/10/2024).

Seberapa besar potensi dana yang akan mengalir? Menurut kajian internal Bank BTN, rumah subsidi di perkotaan diperkirakan memiliki nilai jual rata-rata Rp200 juta, sedangkan rumah di pedesaan berkisar antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Jika program ini dapat berjalan maksimal, volume transaksi dapat mencapai sekitar Rp400 triliun per tahun. Ini merupakan angka minimal, mengingat harga jual hunian bervariasi di tiap daerah.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: