Rugi Bersih MKNT Membengkak 93% di Kuartal I 2024, Penjualan Ambles Hampir 100%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menderita rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,89 miliar pada kuartal I 2024. Nilai rugi ini...
Dari sisi neraca, kekuatan keuangan MKNT terlihat melemah signifikan. Total aset Perseroan menyusut 85% menjadi Rp1,93 miliar per 31 Maret 2024. Pada akhir Desember 2023, total aset masih berada di level Rp12,91 miliar.
Penurunan aset terutama disebabkan oleh berkurangnya piutang lain-lain pihak ketiga menjadi Rp110 juta dari sebelumnya Rp7,58 miliar. Selain itu, kas dan bank juga tergerus menjadi Rp159,20 juta dari Rp1,78 miliar pada akhir tahun lalu. Uang muka yang sebelumnya mencapai Rp1,79 miliar kini nihil.
Jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp7,13 miliar pada Maret 2024. Nilai ini turun dibandingkan posisi Desember 2023 sebesar Rp9,45 miliar. Liabilitas jangka pendek mendominasi dengan nilai Rp6,44 miliar.
Kondisi ekuitas MKNT kini dalam posisi defisiensi atau negatif Rp5,19 miliar. Posisi ini berbanding terbalik dengan kondisi Desember 2023 yang masih memiliki ekuitas positif Rp3,45 miliar. Defisit yang belum ditentukan penggunaannya membengkak menjadi Rp141,16 miliar.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%