Rupiah Perkasa Kalahkan Peso Filipina, Ringgit Malaysia dan Rupee India, Bank Indonesia Bongkar Rahasianya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Hingga 18 Januari 2023 nilai tukar Rupiah telah menguat sekitar 3,18% secara point to point dan 1,20% secara rerata dibandingkan dengan level Desember 2022. Hebatnya, pengua...

Rupiah Perkasa Kalahkan Peso Filipina, Ringgit Malaysia dan Rupee India, Bank Indonesia Bongkar Rahasianya!
Bacakan Artikel

Penurunan inflasi IHK dan inti tersebut, papar Perry, sebagai hasil koordinasi yang sangat erat antara Pemerintah dan Bank Indonesia melalui respons kebijakan moneter Bank Indonesia yang front loaded, pre-emptive, dan forward looking. Hal tersebut  didukung dengan pengendalian inflasi bahan pangan bergejolak (volatile food)  melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi inti tetap berada dalam kisaran 3,0±1% pada semester I 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) kembali ke dalam sasaran 3,0±1% pada semester II 2023. “Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan moneter, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah guna memastikan penurunan dan terkendalinya inflasi tersebut,” imbunya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2