Sempat Disuspensi, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai 2 Januari 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar baik bagi para pemegang saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara per...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar baik bagi para pemegang saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham tersebut. Saham NATO dapat kembali diperdagangkan mulai awal tahun depan.
P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, mengumumkan hal tersebut dalam keterbukaan informasi, Rabu (31/12/2025). Perdagangan saham NATO akan dibuka kembali mulai sesi I pada tanggal 2 Januari 2026. Pembukaan ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Keputusan ini merujuk pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00435/BEI.WAS/12-2025 tanggal 17 Desember 2025. Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham NATO pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Langkah tegas ini diambil menyusul terjadinya lonjakan harga kumulatif yang sangat signifikan pada saham tersebut.
BEI menilai langkah cooling down perlu dilakukan saat itu. Tujuannya adalah memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal. Penghentian perdagangan dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Danny menjelaskan alasan mendasar dari tindakan suspensi yang sempat dilakukan bursa.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...