Stockwatch.id Versi penuh
Market

Serok 0,33% Saham BIPI, Bakrie Capital Indonesia Rogoh Kocek Rp38,31 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bakrie Capital Indonesia, salah satu pemegang saham pengendali PT Astrindo Nusantara  Infrastruktur Tbk (BIPI) memborong sebanyak 212.864.200 lembar (0,33%) saham emiten infr...

Oleh John Mbaling 25 May 2026 18:27 2 menit baca

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bakrie Capital Indonesia, salah satu pemegang saham pengendali PT Astrindo Nusantara  Infrastruktur Tbk (BIPI) memborong sebanyak 212.864.200 lembar (0,33%) saham emiten infrastruktur energi terintegrasi tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 25 Mei 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen ke BEI, Senin 25 Mei 2026 terungkap, Bakrie Capital Indonesia, membeli saham BIPI pada harga Rp180 per lembar. Sehingga dana yang digelontorkan oleh  Bakrie Capital Indonesia mencapai Rp38,31 miliar.

“Tujuan Bakrie Capital Indonesia  memborong saham BIPI adalah menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung,” tulis Direksi Perseroan.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Bakrie Capital Indonesia  atas saham BIPI meningkat menjadi  4.500.000.000 unit atau setara dengan 7,06% dibanding sebelumnya sebanyak 4.287.135.800 unit atau setara dengan 6,73% saham.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Senin 26 Mei 2026, saham BIPI ditutup turun 2,72% menjadi Rp179 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp184 per unit. Selama periode sepekan, saham BIPI telah turun 12,25%. Jika dibandingkan antara harga 23 April 2026 sebesar Rp288 per unit, maka harga saham perusahaan infrastruktur energi terintegrasi itu telah merosot sebesar 37,84%.

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) adalah perusahaan infrastruktur energi terintegrasi di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dengan nama PT Macau Oil Engineering and Technology di Jakarta.

Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan nama dan menjadi Astrindo Nusantara Infrastruktur pada tahun 2018. Perusahaan mengalihkan fokusnya dari eksploitasi sumber daya alam ke pembangunan infrastruktur, melalui anak perusahaannya. (konrad)

Topik terkait
Laba Naik Penjualan Tumbuh CINT Kuartal I 2026 Kinerja keuangan CINT BEI Bakrie Capital Indonesia Pemegang saham BIPI Serok saham BIPI Infrastruktur energi