Sinarmas Multiartha Emisi Obligasi Rp1,66 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) II Tahap III/2022 senilai Rp166 triliun ditawarkan kepada investor pada 28-29 September 2022. Penjatahan dan distribu...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) II Tahap III/2022 senilai Rp166 triliun ditawarkan kepada investor pada 28-29 September 2022. Penjatahan dan distribusi obligasi SMMA dilakukan secara elektronik pada 30 September dan 4 Oktoeber 2022. Adapun pencatatan obligasi SMMA di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Oktober 2022.
Direksi SMMA dalam prospektus rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Senin (19/9), mengemukakan, obligasi SMMA yang merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan I senilai total Rp5 triliun itu terdiri atas tiga seri. Obligasi seri A senilai Rp580 miliar dengan bunga tetap 9,75% per tahun berjangka waktu lima tahun, dan seri B Rp1,080 triliun memiliki tenorsepuluh tahun dengan bunga tetap 10,50% per tahun.
Menurut Direksi SMMA, dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, digukan sebagai pinjaman modal kerja untuk anak usaha Perseroan yakni PT Arthamas Solusindo dan PT Shinta Utama.
Penjamin pelaksana emisi obligasi SMMA adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, sedangkan PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) sebagai wali amanat.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%