Targetkan Dana IPO Rp4,71 Triliun, Simak Kinerja Keuangan dan Prospek MDIY!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), calon emiten di bidang perdagangan eceran alat alat rumah tangga dan perabotan, perangkat keras, alat tulis dan olahraga, perhiasan dan kosm...

Targetkan Dana IPO Rp4,71 Triliun, Simak Kinerja Keuangan dan Prospek MDIY!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), calon emiten di bidang perdagangan eceran alat alat rumah tangga dan perabotan, perangkat keras, alat tulis dan olahraga, perhiasan dan kosmetik, mainan, dan lainnya berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 2.519.039.400 saham dengan nilai nominal Rp25 per unit.

MDIY pun mengincar perolehan dana jumbo seesar  Rp4,71 triliun dari IPO tersebut. Target ambisius Perseroan tersebut bukan tanpa alasan. Manajemen Perseroan pun tampak percaya diri dapat meraup dana segar triliun rupiah dari IPO saham tersebut. Ambisi dan keyakinan manajemen tidak lepas dari prospek usaha dan kinerja keuangan MDIY  yang solid hingga 30 Juni tahun 2024 ini.

MDIY membukukan penjualan bersih Rp3,21 triliun pada semester I 2024, melonjak 92,54% dari Rp1,66 triliun pada semester I 2023. Penjualan MDIY ini berasal dari 824 toko MR DIY yang telah beroperasi di seluruh Indonesia. Perseroan mengoperasikan seluruh toko secara langsung dan tidak melalui sistem waralaba atau keagenan. Seluruh toko MR DIY beroperasi di atas lahan yang telah disewa. Toko-toko Perseroan memiliki lebih dari 18.000 SKU rata-rata per toko.

Kenaikan penjualan disertai dengan peningkatan beban pokok penjualan MDIY sebesar 46,48% menjadi Rp1,45 triliun pada semester I 2024, dari sebelumnya Rp990 miliar. Namun, emiten ritel alat-alat rumah tangga itu mencatat laba kotor sebesar Rp1,75 triliun pada semester I 2024, melambung 159,8% dari Rp674,88 miliar pada semester I 2023.

Setelah dikurangi beban usaha, Perseroan berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp747,40 miliar pada enam bulan pertama 2024, meningkat 190,76% dibanding Rp247,04 miliar pada periode yang sama tahun 2023. Adapun laba bersih Perseroan, meroket 255,86%  mencapai Rp534,73 miliar pada semester I 2024 jika dibandingkan Rp150,26 miliar pada semester I tahun 2023.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: