Tembus 1 Juta Transaksi Harian, Superbank Cetak Laba Rp 122,4 Miliar hingga November 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank kembali menorehkan kinerja positif menjelang tutup tahun. Bank digital yang didukung oleh konsorsium Grab, Emtek, Singtel, K...
“Pertumbuhan jumlah nasabah, peningkatan aktivitas transaksi, dan kinerja keuangan yang berkelanjutan menunjukkan bahwa model bisnis Superbank semakin matang,” ujar Tigor di Jakarta, Minggu (21/12/2025).
Sejak meluncurkan aplikasi digital pada Juni 2024, Superbank telah melayani lebih dari 5 juta nasabah. Kepercayaan nasabah juga terlihat dari tingginya aktivitas penggunaan layanan.
Rata-rata transaksi harian kini telah menembus angka 1 juta transaksi per hari. Volume transaksi ini diperkuat oleh kenaikan lebih dari 40% pada kuartal ketiga 2025 dibandingkan periode sebelumnya.
“Fokus kami tetap pada membangun layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, dijalankan secara prudent, dan didukung oleh fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang,” tambah Tigor.
Kabar baik lainnya datang dari sisi permodalan. Setelah sukses melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO), status Superbank kini naik kelas.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%