Tumbuh 59% November 2022, Emisi Baru Surat Utang Korporasi Tembus Rp156 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat realisasi penerbitan baru surat utang korporasi tumbuh 59% menjadi sekitar Rp156 triliun pada November 2022, dibandingkan Rp9...
Adapun surat utang yang dirating oleh lembaga pemeringkat lain sampai dengan November 2022 sekitar Rp31,6 triliun. Pada 2021, Pefindo juga mengungguli lembaga pemeringkat lain dalam hal nilai penerbitan surat utang. Tahun lalu, total jumlah penerbitan surat utang yang diperingkat Pefindo sebesar Rp75,8 triliun sedangka lembaga rating lain Rp22,3 triliun.
Dia menambahkan, per 30 November 2022, total mandat pemeringkatan emisi surat utang yang sudah diterima Pefindo, namun belum diterbitkan mencapai Rp11,16 triliun. Itu antara lain berasal dari sektor pulp & paper Rp2 triliun, mining Rp2 triliun, jalan tol Rp1,5 triliun, multifinance Rp1,5 triliun dan lain-lain.
“Untuk jenis instrumennya, PUB Baru hampir Rp3 triliun, PUB obligasi Rp2,9 triliun, sukuk Rp2,1 triliun, obligasi non PUB Rp1,1 triliun dan rencana sekuritisasi. Tahun ini diharapkan terjadi penerbitan sekuritisasi sebesar Rp1,1 triliun dan MTN Rp925 miliar. Dari grup penerbit jika dibedakan BUMN dan Non BUMN, maka jumlah perusahaannya juga cukup berimbang. Ada 8 BUMN, dengan penerbitan Rp4,37 triliun. Sementara Non BUMN ada sekitar 9 perusahaan dengan rencana penerbitan sebesar Rp6,8 triliun,” tandas Hendro.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...