Wall Street Berakhir "Mixed"
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir “mixed” pada penutupan perdagangan Kamis (28/12/2023) waktu setempat atau Jumat pagi (29/12/2023) WIB. indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek N...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir “mixed” pada penutupan perdagangan Kamis (28/12/2023) waktu setempat atau Jumat pagi (29/12/2023) WIB. indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, finis di wilayah negatif.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS ditutup naik sebanyak 53,58 poin, atau sekitar 0,14% menjadi 37.710,1 poin. Indeks S&P 500 (SPX) berakhir datar dengan kenaikan hanya 1,77 poin, menetap di 4.783,35 poin. Adapun Indeks komposit Nasdaq (IXIC), turun tipis 4,04 poin, mencapai 15.095,14 poin.
Data terkini, termasuk klaim tunjangan pengangguran, penjualan rumah, dan data perdagangan/Inventaris awal, menunjukkan bahwa ekonomi Amerika Serikat mengalami pelemahan namun tetap solid. Kondisi ini memberikan dukungan bagi The Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan, dan AS berhasil menghindari resesi.
Menurut instrumen FedWatch CME Group, peluang The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Maret mencapai 74,1%. Hal ini mencerminkan komitmen bank sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga stabilitas.
Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, sektor utilitas mengalami peningkatan persentase terbesar. Sementara sektor energi mengalami penurunan. Perubahan dinamika dalam sektor-sektor ini turut berkontribusi pada kompleksitas lanskap pasar secara keseluruhan.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pemerintah Klarifikasi Isu Kunjungan ke Italia, Prabowo Fokus Perkuat Kerja Sama...
- Kolaborasi Strategis Bersama APTISI, SURGE Wujudkan Revolusi Pendidikan Digital...
- Anak Usaha Waskita Karya (WSKT) Optimistis Sektor Properti Terus Tumbuh, Didukun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%