Airlangga Beberkan Program Ekonomi 2025: Dari Magang Bergaji UMP, Diskon Pajak hingga Kredit Rumah Murah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Pemerintah resmi meluncurkan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja. Program ini jadi strategi menghadapi tantangan global, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih b...

Airlangga Beberkan Program Ekonomi 2025: Dari Magang Bergaji UMP, Diskon Pajak hingga Kredit Rumah Murah
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Pemerintah resmi meluncurkan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja. Program ini jadi strategi menghadapi tantangan global, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam paket ini, ada 8 program akselerasi untuk 2025, 4 program berlanjut di 2026, serta 5 program andalan untuk penyerapan tenaga kerja.

Program Akselerasi di 2025

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan sejumlah program baru.

Pemerintah membuka program magang untuk lulusan perguruan tinggi maksimal 1 tahun fresh graduate. Program ini bekerja sama dengan industri dan menargetkan 20 ribu peserta tahap awal. Peserta akan mendapat uang saku setara UMP selama enam bulan. Anggaran 2025 disiapkan Rp198 miliar.

โ€œYang kedua mungkin yang terkait dengan perluasan PPh 21 Ditanggung Pemerintah, yang kemarin sudah diberlakukan untuk sektor padat karya, ini dilanjutkan ke sektor parawisata, hotel, restoran, dan kafe. Target penerimanya 552 ribu pekerja dan ini diberikan 100% PPh 21 untuk sisa tahun pajak 2025 atau 3 bulan. Anggarannya sebesar Rp120 miliar,โ€ ungkap Menko Airlangga, di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Selain itu, pemerintah tetap menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per bulan untuk Oktober dan November. Anggaran yang disiapkan Rp7 triliun. Evaluasi program akan dilakukan pada Desember.

Ada juga bantuan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk pekerja bukan penerima upah seperti pengemudi online, ojek pangkalan, sopir, kurir, dan tenaga logistik. Program ini menargetkan 731.361 penerima manfaat dengan potongan iuran 50% selama 6 bulan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: