BEI Deteksi Perdagangan Tak Wajar di Tiga Saham, Apa yang Terjadi?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendeteksi aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham. Ketiga saham tersebut yakni PT Yanapr...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendeteksi aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham. Ketiga saham tersebut yakni PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), dan PT Mahaka Media Tbk (ABBA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan pengumuman UMA diterbitkan sebagai langkah perlindungan bagi investor atas lonjakan harga yang terjadi di luar kebiasaan.
โBursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut,โ ujar Yulianto Aji Sadono, dikutip Kamis (9/10/2025).
Ia menegaskan pengumuman UMA tidak serta merta menandakan adanya pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal.
Untuk saham YPAS, BEI mencatat kenaikan harga yang signifikan setelah informasi terakhir yang dirilis pada 7 Oktober 2025 mengenai penjelasan atas volatilitas transaksi.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...