BEI Deteksi Perdagangan Tak Wajar di Tiga Saham, Apa yang Terjadi?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendeteksi aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham. Ketiga saham tersebut yakni PT Yanapr...
Saham YPAS melonjak pada perdagangan Rabu (8/10/2025). Harga sahamnya naik 9,82% atau 55 poin ke level Rp615 per saham. Sejak dibuka di harga Rp560, YPAS langsung menyentuh level tertinggi di Rp615 yang juga menjadi titik terendah pada hari yang sama. Volume transaksi tercatat sebanyak 103.000 saham.
Kenaikan ini membuat YPAS mencetak rekor tertinggi sepanjang tahun di Rp615, sementara posisi terendahnya tercatat di Rp268 pada 3 Februari 2025. Dalam setahun terakhir, harga YPAS bergerak di kisaran Rp238 hingga Rp615. Dengan harga terbaru itu, kapitalisasi pasarnya kini sekitar Rp410,82 miliar.
Saham NIKL juga aktif diperdagangkan pada hari yang sama. Harga sahamnya ditutup naik 1,29% atau 6 poin ke level Rp472 per lembar dari penutupan sebelumnya di Rp466. Sepanjang perdagangan, NIKL sempat dibuka di Rp545 dan menyentuh level tertinggi di Rp580. Namun tekanan jual membuat harganya sempat turun hingga Rp450 sebelum akhirnya menguat di akhir sesi.
Volume transaksi tercatat cukup besar, mencapai 105,53 juta saham. Dengan pergerakan ini, kapitalisasi pasar NIKL kini sekitar Rp1,19 triliun. Sepanjang tahun berjalan, harga tertingginya tercatat di Rp472, sementara posisi terendah berada di Rp193 pada 24 Maret 2025. Dalam 52 minggu terakhir, NIKL bergerak di rentang Rp181 hingga Rp580.
Saham ABBA juga melesat di perdagangan Rabu (8/10/2025). Harganya naik 9,88% ke level Rp89 per saham dari penutupan sebelumnya di Rp81. Sejak dibuka di Rp81, saham ABBA langsung menembus level tertinggi di Rp89 yang juga menjadi harga terendah pada hari itu, menandakan pergerakan hanya terjadi di satu titik.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...