BEI Deteksi Perdagangan Tak Wajar di Tiga Saham, Apa yang Terjadi?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendeteksi aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham. Ketiga saham tersebut yakni PT Yanapr...
Sementara itu, saham NIKL juga masuk daftar pengawasan setelah mengalami kenaikan harga mencolok. Informasi terakhir terkait perusahaan ini adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek yang diterbitkan pada 7 Oktober 2025.
Adapun saham ABBA terpantau melonjak tidak wajar dengan referensi pada informasi yang disampaikan perseroan tanggal 26 September 2025 terkait volatilitas transaksi sahamnya.
BEI mengimbau seluruh investor untuk mencermati jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi dari bursa dan memperhatikan keterbukaan informasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Investor juga diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat muncul ke depan.
Harga Saham
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...