BEI Pertanyakan Harga Rights Issue Cashlez (CASH) di Atas Pasar, Ini Penjelasan Manajemen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penetapan harga pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek...

BEI Pertanyakan Harga Rights Issue Cashlez (CASH) di Atas Pasar, Ini Penjelasan Manajemen
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penetapan harga pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue sebesar Rp238 per saham.

Dalam surat klarifikasi yang disampaikan kepada BEI, Perseroan menjelaskan bahwa harga tersebut ditetapkan berdasarkan kebutuhan pendanaan dan strategi jangka panjang perusahaan. Sebelumnya, BEI menyoroti harga pelaksanaan rights issue yang berada di atas harga pasar tertinggi saham CASH sepanjang 2025, yakni Rp185 per saham pada Oktober 2025.

Presiden Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk, Willy Chandry, mengatakan total kebutuhan dana Perseroan dari aksi korporasi ini mencapai Rp237,2 miliar.

โ€œLangkah penambahan modal ini ditujukan untuk pemenuhan komitmen kepatuhan terhadap Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait batas minimum modal disetor bagi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP),โ€ ujar Willy dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Selain untuk memenuhi ketentuan regulator, dana hasil rights issue juga akan digunakan untuk melunasi sebagian kewajiban keuangan Perseroan. Menurut Willy, langkah deleveraging tersebut diharapkan dapat memperbaiki rasio keuangan melalui pengurangan beban utang pokok, bunga, maupun denda.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: