BI Ungkap Fakta di Balik Pemusnahan Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bank Indonesia (BI) bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) menegaskan komitmen untuk memberantas peredar...
Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menegaskan bahwa pemalsuan uang bukan sekadar tindak pidana biasa. Menurut dia, peredaran uang palsu dapat menimbulkan dampak serius terhadap perekonomian nasional.
โPeredaran uang palsu dapat mengganggu stabilitas perekonomian dan menurunkan kepercayaan publik terhadap Rupiah,โ kata Nunung.
Ia menambahkan, sinergi antara Kepolisian, Bank Indonesia, dan Botasupal sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus di lapangan.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum Botasupal Brigjen Pol. Mulyono menyatakan pihaknya menjalankan strategi terpadu untuk menekan peredaran Rupiah palsu.
โUpaya pemberantasan Rupiah palsu dilakukan secara aktif melalui rangkaian strategi komprehensif yang terkoordinasi,โ ujar Mulyono.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pemerintah Klarifikasi Isu Kunjungan ke Italia, Prabowo Fokus Perkuat Kerja Sama...
- Kolaborasi Strategis Bersama APTISI, SURGE Wujudkan Revolusi Pendidikan Digital...
- Anak Usaha Waskita Karya (WSKT) Optimistis Sektor Properti Terus Tumbuh, Didukun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%