Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal

STOCKWATCH.ID (DENPASAR) - Penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada jadwal penerbangan di Indonesia. Sebanyak 15 penerbangan rute internasional di Bandara...

Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, 15 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (DENPASAR) - Penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada jadwal penerbangan di Indonesia. Sebanyak 15 penerbangan rute internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, terpaksa dibatalkan. Pembatalan ini tercatat hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 13.00 WITA.

Belasan penerbangan yang batal terdiri dari delapan jadwal keberangkatan dan tujuh jadwal kedatangan. Tiga maskapai besar dari Timur Tengah harus menyesuaikan jadwal operasional mereka. Maskapai tersebut adalah Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways.

Rincian delapan keberangkatan yang batal meliputi rute Denpasar ke Dubai oleh maskapai Emirates dengan penerbangan EK369 dan EK399. Kemudian rute Denpasar ke Abu Dhabi oleh Etihad Airways untuk penerbangan EY477. Qatar Airways rute Denpasar ke Doha dengan penerbangan QR963 dan QR961 juga senasib. Seluruh penerbangan ini sejatinya dijadwalkan berangkat pada periode 28 Februari hingga 2 Maret.

Sementara itu, tujuh penerbangan kedatangan yang batal menuju Denpasar terjadi pada 1 dan 2 Maret. Penerbangan tersebut terdiri dari Etihad EY476 dari Abu Dhabi. Menyusul kemudian Emirates EK368 dan EK398 dari Dubai, serta Qatar Airways QR960 dan QR961 dari Doha.

Ribuan calon penumpang ikut terkena imbas dari situasi penutupan ruang udara ini. Berdasarkan data dari pihak maskapai, tercatat ada 3.197 calon penumpang keberangkatan yang gagal terbang sesuai jadwal. Penanganan seluruh penumpang ini sudah berjalan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2