Didominasi Reksa Dana dan Bank, Investor ‘Emak-emak’ Mulai Borong Surat Utang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Peta investor pasar surat utang korporasi di Indonesia menunjukkan dinamika menarik jelang akhir tahun 2025. Industri reksadana dan perbankan tercatat masih menjadi penguasa...

Didominasi Reksa Dana dan Bank, Investor ‘Emak-emak’ Mulai Borong Surat Utang
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Peta investor pasar surat utang korporasi di Indonesia menunjukkan dinamika menarik jelang akhir tahun 2025. Industri reksadana dan perbankan tercatat masih menjadi penguasa utama. Keduanya mendominasi penyerapan obligasi korporasi di Tanah Air.

Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), Irmawati Amran membeberkan data terbaru terkait profil investor di pasar sekunder tersebut.

“Nah, untuk investor pasar surat utang korporasi, investor ini tetap ya yang paling tinggi adalah reksadana dan perbankan ya. Mereka masih mendominasi penyerapan surat utang di Indonesia,” ujar Irmawati dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Berdasarkan data PEFINDO, reksa dana menguasai porsi kepemilikan terbesar. Angkanya mencapai 28,7% dari total surat utang korporasi yang beredar. Total dana yang dibenamkan reksa dana di instrumen ini mencapai Rp 178,9 triliun. Jumlah ini setara dengan 58,4% dari total dana kelolaan industri reksa dana.

Irmawati menyoroti tren kenaikan porsi reksadana dibanding tahun 2024. Porsinya bergerak naik dari kisaran 25% menjadi 28,7%. Hal ini berbanding terbalik dengan tren investor lain yang justru mengalami penurunan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: