Dipicu Hal Ini, Utang Luar Negeri Indonesia Turun 1,11% pada Februari 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2023 turun sekitar 1,11% menjadi sebesar 400,1 miliar dolar AS, dibandingkan sebesar 404,6 miliar dolar AS pada Januari 2023....

Dipicu Hal Ini, Utang Luar Negeri Indonesia Turun 1,11% pada Februari 2023
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2023 turun sekitar 1,11% menjadi sebesar 400,1 miliar dolar AS, dibandingkan sebesar 404,6 miliar dolar AS pada Januari 2023. Penurunan tersebut antara lain disebabkan oleh melambatnya ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor swasta.

Menurut Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi (BI), secara tahunan, posisi ULN Februari 2023 mengalami kontraksi sebesar 3,7% (yoy). Ini lebih dalam daripada kontraksi 2,0% (yoy) pada bulan sebelumnya.

“ULN pemerintah mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ULN pemerintah pada Februari 2023 tercatat 192,3 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan posisi bulan sebelumnya sebesar 194,3 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami kontraksi pertumbuhan yang lebih dalam, dari 2,5% (yoy) pada Januari 2023 menjadi 4,4% (yoy) pada Februari 2023.,” jelas Erwin dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Erwin menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pergeseran penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik seiring dengan volatilitas pasar keuangan global yang masih tinggi. Pemerintah, lanjut dia, tetap berkomitmen menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel.

“Sebagai salah satu komponen dalam instrumen pembiayaan APBN, pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk fokus mendukung upaya Pemerintah dalam pembiayaan sektor produktif dan belanja prioritas, khususnya dalam rangka menopang dan menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global,” terang dia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2