Dolar AS Melemah 3 Hari Beruntun, Investor Khawatirkan RUU Pajak Trump

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada akhir perdagangan Rabu (21/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (22/5/2025) WIB. Dolar turun terhadap sejumla...

Dolar AS Melemah 3 Hari Beruntun, Investor Khawatirkan RUU Pajak Trump
Bacakan Artikel

Yen Jepang juga menguat terhadap dolar. Dolar turun 0,6% ke level 143,64 yen. Penguatan ini didukung oleh lonjakan imbal hasil obligasi Jepang, terutama obligasi jangka panjang yang naik tajam usai hasil lelang yang buruk pada Rabu.

Kenaikan imbal hasil Jepang ini menambah kekhawatiran soal penjualan utang di masa depan. Kenaikan juga dipicu oleh isu stimulus fiskal menjelang pemilu majelis tinggi Jepang pada Juli mendatang.

Lelang obligasi AS tenor 20 tahun yang dijadwalkan pada Rabu waktu setempat diperkirakan jadi penentu minat pasar terhadap utang jangka panjang AS.

Analis Forex.com, Fawad Razaqzada, menyebut penguatan imbal hasil Jepang telah mempersempit selisih dengan obligasi AS. “Ini mengurangi insentif untuk memegang dolar,” tulisnya dalam email kepada investor.

Ia menambahkan bahwa pasangan mata uang dolar/yen kini berada dalam posisi rentan. “Pasangan ini sempat menguat ke level 140,00, tapi tampaknya kembali melemah.”

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: