Dolar AS Melemah 3 Hari Beruntun, Investor Khawatirkan RUU Pajak Trump

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada akhir perdagangan Rabu (21/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (22/5/2025) WIB. Dolar turun terhadap sejumla...

Dolar AS Melemah 3 Hari Beruntun, Investor Khawatirkan RUU Pajak Trump
Bacakan Artikel

Yen, bersama aset safe haven seperti franc Swiss dan emas, juga mendapatkan dorongan dari laporan CNN. Media tersebut menyebut intelijen AS mengindikasikan Israel tengah bersiap menyerang fasilitas nuklir Iran.

Sementara itu, penurunan peringkat utang AS oleh Moody’s pada Jumat lalu memang tak banyak menggerakkan pasar, namun ikut memperkuat sentimen negatif terhadap dolar. Saat ini, dolar tercatat melemah terhadap semua mata uang utama sepanjang tahun ini.

Investor juga menanti hasil pertemuan antara Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato, dengan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent. Kato menegaskan bahwa pembicaraan nilai tukar nanti akan mengacu pada kesepahaman bahwa volatilitas yang berlebihan perlu dihindari.

Di sisi lain, pound sterling menguat ke level tertingginya sejak Februari 2022. Kenaikan ini terjadi setelah inflasi konsumen Inggris pada April tercatat lebih tinggi dari perkiraan, sehingga mengurangi peluang pemangkasan suku bunga oleh Bank of England dalam waktu dekat.

Pilih Halaman: