Dolar AS Nyungsep! Terungkap Ini Penyebabnya!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Dolar AS mengalami penurunan yang cukup signifikan pada penutupan perdagangan hari Rabu (30/10/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (31/10/2024) WIB. Greenback merosot ter...
Matt Weller, kepala riset pasar di StoneX, Grand Rapids, Michigan, menjelaskan, “Pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pasca pemilihan tampaknya sudah menjadi kesepakatan.” Namun, ia memperingatkan bahwa laporan NFP yang kuat bisa memicu jeda dalam pemotongan suku bunga, mungkin secepat bulan Desember.
Dolar AS dan imbal hasil obligasi baru-baru ini mendapat dukungan dari spekulasi meningkatnya peluang kemenangan Donald Trump dalam pemilihan 5 November. Kebijakan tarif dan imigrasi Trump dianggap dapat menyebabkan inflasi, di mana ia bersaing melawan Demokrat Kamala Harris.
Kondisi ini juga berimbas pada lonjakan nilai cryptocurrency terkemuka, bitcoin. Bitcoin mendekati rekor tertingginya pada Maret lalu di angka US$73.803,25. Saat ini, bitcoin diperdagangkan sekitar US$72.033 setelah sempat menyentuh US$73.609,88 pada sesi sebelumnya.
Di Inggris, poundsterling sempat turun hingga 0,6% saat Menteri Keuangan Rachel Reeves menyampaikan anggaran pertama pemerintah Buruh. Namun, poundsterling kini turun sekitar 0,4% menjadi US$1,2969. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris awalnya jatuh, tetapi kemudian meningkat, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun naik 6 basis poin menjadi 4,39%. Ini adalah level tertinggi sejak akhir Mei.
Reeves dan Perdana Menteri Keir Starmer menegaskan pentingnya langkah fiskal yang ketat untuk memperbaiki keuangan publik Inggris. Mereka berusaha mempertahankan kepercayaan investor, dua tahun setelah rencana pemotongan pajak mantan Perdana Menteri Liz Truss memicu krisis di pasar obligasi.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%