Dolar AS Tersungkur karena Sentimen Tarif Trump, Yen Melonjak Dipicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga BOJ

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS mengalami tekanan hebat pada akhir perdagangan Kamis (20/2/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (21/2/2025) WIB. Mata uang ini melemah terhadap mayoritas mata uan...

Dolar AS Tersungkur karena Sentimen Tarif Trump, Yen Melonjak Dipicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga BOJ
Bacakan Artikel

Selain itu, pasar juga mencermati ketegangan geopolitik. Trump menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai "diktator," tetapi Zelenskiy mencoba meredakan situasi dengan menyatakan kesiapan untuk mencapai kesepakatan investasi dan keamanan dengan AS.

Komentar ini memberi dorongan bagi euro yang sangat sensitif terhadap berita Rusia-Ukraina. Mata uang ini sempat menyentuh level tertinggi sesi terhadap dolar AS setelah pernyataan Zelenskiy.

Di sisi lain, dolar Australia dan Selandia Baru menguat setelah Trump membuka peluang kesepakatan dagang baru dengan China. Aussie naik 0,9% ke US$0,6401, sementara kiwi melonjak 1% ke US$0,5764.

Poundsterling juga menguat terhadap dolar AS, naik 0,6% ke US$1,2664. Tekanan terhadap dolar AS semakin besar, sementara investor menanti perkembangan lebih lanjut dari kebijakan tarif Trump dan langkah The Fed dalam beberapa bulan ke depan.

Pilih Halaman: