Habis Naik Gegara Data Tenaga Kerja, Dolar Tiba-Tiba Ambruk! Ternyata Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Senin (9/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (10/6/...

Habis Naik Gegara Data Tenaga Kerja, Dolar Tiba-Tiba Ambruk! Ternyata Ini Penyebabnya
Bacakan Artikel

Kit Juckes, Kepala Strategi Valuta Asing di Societe Generale, mengatakan bahwa hasil dari pertemuan dagang AS-China akan sangat memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan. “Bagaimana jalannya pembicaraan dagang ini akan sangat menentukan arah pasar,” ujar Juckes.

Menurutnya, mata uang Asia Pasifik seperti yen Jepang, serta dolar Australia dan Selandia Baru, berpotensi mengalami reaksi terbesar terhadap perkembangan dari pembicaraan tersebut.

Dari sisi kebijakan, investor juga menunggu data inflasi AS untuk bulan Mei yang akan dirilis akhir pekan ini. Data ini dinilai penting untuk melihat sejauh mana kebijakan tarif berdampak pada inflasi.

Pejabat The Fed sejauh ini memberi sinyal belum akan terburu-buru memangkas suku bunga. Ketahanan ekonomi yang masih terlihat justru memperkuat posisi mereka.

Berdasarkan data dari LSEG, investor memperkirakan pemangkasan suku bunga oleh The Fed sebesar 25 basis poin baru akan terjadi paling cepat pada Oktober 2025.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: