Hashim Adik Prabowo Tegaskan Tidak Akan Jadi Menteri di Pemerintahan Baru!
STOCKWATCH.ID (BEKASI) - Hashim Sujono Djojohadikusumo, adik kandung Presiden terpilih Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjadi menteri dalam pemerintahan baru. Pernyataan ini dis...
Hashim lalu bertutur bahwa sektor perumahan akan menjadi salah satu fokus utama Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa sektor perumahan dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, dengan strategi yang tepat, sektor ini bisa menambah 2-2,5% pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (GDP) nasional.
"Saya percaya kita bisa menambahkan 2-2,5% ke pembangunan GDP Indonesia. Jadi sangat mungkin kita bisa mencapai 10% pertumbuhan, dan saya sangat optimis bahwa kita bisa mencapai lebih dari itu," ujar Hashim.
Hashim menjelaskan, salah satu alasan utama optimisme ini adalah tingginya permintaan akan perumahan. "Ada 37 juta penduduk yang membutuhkan perumahan yang layak. Inilah yang ingin kita penuhi," kata Hashim, mengutip data yang disampaikan oleh Nixon.
Berkaca pada keberhasilan negara lain, terutama Tiongkok, Hashim menekankan pentingnya sektor perumahan dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa di Tiongkok, sektor perumahan menyumbang 25% dari GDP selama 35 tahun, yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara tersebut mencapai angka di atas 10% per tahun.
Di Indonesia, kontribusi sektor perumahan terhadap GDP saat ini masih sangat kecil, sekitar 3%. Namun, Hashim optimistis bahwa dengan fokus yang lebih besar pada sektor ini, Indonesia dapat meningkatkan kontribusi sektor perumahan hingga mencapai 25% dari GDP.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...
- Ekspor Ferro Nickel Dibatasi, Bagaimana Nasib Ambisi Indonesia Jadi Raja EV Duni...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...