Laba Bersih Bank OCBC NISP Tumbuh 25,2% pada Kuartal Ketiga Tahun 2022

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 25,2% menjadi Rp2,5 triliun pada kuartal ketiga 2022, dibandingkan Rp2 triliun capaian di periode yang sa...

Laba Bersih Bank OCBC NISP Tumbuh 25,2% pada Kuartal Ketiga Tahun 2022
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 25,2% menjadi Rp2,5 triliun pada kuartal ketiga 2022, dibandingkan Rp2 triliun capaian di periode yang sama tahun 2021. Peningkatan laba bersih Perseroan antara lain ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mengalami kenaikan 10% dari Rp5,715 triliun per September 2021 menjadi Rp6,3 triliun di akhir September tahun ini. Lonjakan laba ini juga seiring keberhasilan Perseroan menekan biaya cadangan kerugian sekitar 25,9% menjadi Rp1,004 triliun dari Rp1,354 triliun.

Menurut Parwati Surjaudaja, President Direktur Bank OCBC NISP, selama periode Januari – September 2022, Perseroan berhasil menghimpun total dana pihak ketiga (DPK) sebanyak Rp161,4 triliun, naik 0,2% dari Rp161 triliun. “Sesuai dengan strategi Bank untuk meningkatkan komposisi dana murah, CASA Bank OCBC NISP tumbuh 23,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2021, sehingga rasio CASA menjadi 60,7%,” ujarnya, ditulis Selasa, (1/11).

Pada kuartal ketiga tahun ini, penyaluran kredit Bank OCBC NISP meningkat 12,1% menjadi Rp131,5 triliun ketimbang Rp117,3 triliun.Kenaikan kredit ini didorong oleh pertumbuhan pinjaman di semua segmen termasuk pemberian pendanaan berwawasan hijau (green financing).

“Bank juga terus menyalurkan kredit melalui program #TAYTB Women Warriors sebesar Rp3,0 triliun atau meningkat 38,2% YoY pada 30 September 2022. Sementara jumlah wirausaha perempuan sebanyak 1.248 pengusaha, dengan kata lain meningkat sebesar 22,5% YoY,” tutur Parwati.

Di sisi lain untuk kualitas kredit Bank OCBC NISP mencatat perbaikan. Pada akhir September 2022, NPL gross berada pada level 2,3%. Sementara, NPL net berada pada level 0,8%. Kedua rasio ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dan berada di bawah industri perbankan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: