Laba Turun, Asri Karya Lestari (ASLI) Fokus Efisiensi dan Kejar Proyek Baru Senilai Rp320 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) menjelaskan penyebab turunnya laba pada kuartal II-2025. Diketahui, laba bruto ASLI tercatat turun tajam menjadi Rp4,08 miliar dari sebelumny...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) menjelaskan penyebab turunnya laba pada kuartal II-2025. Diketahui, laba bruto ASLI tercatat turun tajam menjadi Rp4,08 miliar dari sebelumnya Rp22,93 miliar. Perusahaan juga mencatat rugi usaha sebesar Rp17,77 miliar, melonjak dibanding rugi usaha tahun sebelumnya yang hanya Rp889,05 juta.
Rugi sebelum pajak ikut membengkak menjadi Rp17,69 miliar dari sebelumnya Rp1,03 miliar. Sementara rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat signifikan menjadi Rp19,91 miliar hingga Juni 2025 dari Rp3,66 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur ASLI, Yudra Saputra, menyampaikan penurunan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan harga pokok pendapatan, khususnya pada biaya logistik dan tenaga kerja untuk proyek di wilayah Kalimantan.
“Jika dibandingkan dengan periode Desember 2024, laba tahun berjalan memang turun, namun pendapatan per Juni 2025 justru naik 7,6% dibanding Juni 2024. Ini menunjukkan nilai pekerjaan yang kami peroleh meningkat,” ujar Yudra dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/10/2025).
Perusahaan konstruksi ini saat ini sedang mengikuti sejumlah tender besar. Salah satunya proyek pembangunan jalan dan jembatan akses kawasan perumahan milik PT Bumi Bandara Indah senilai Rp320 miliar. Selain itu, ASLI juga ikut tender pembangunan infrastruktur jalan dan saluran fase 2 dan 3 senilai Rp58 miliar dari PT Karabha Digdaya, serta proyek jembatan Taman Kopo Indah 5 senilai Rp15 miliar dari PT Duta Sarana Asri Mulia.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%