Mandiri Group Ungkap Dampak Trump 2.0 bagi Investasi dan Pasar Saham Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat pada Senin (20/1/2025) waktu setempat, di US Capitol, Washington D.C. Pelantikan ini segera membawa dampak...

Mandiri Group Ungkap Dampak Trump 2.0 bagi Investasi dan Pasar Saham Indonesia
Bacakan Artikel

Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas, Silva Halim, turut menambahkan perspektifnya dari sisi investor portofolio. "Kebijakan Presiden Trump dapat memberikan tekanan pada pasar keuangan global dan menyebabkan volatilitas. Namun, valuasi saham Indonesia yang menarik, ditambah dividend yield yang tinggi, masih menjadi daya tarik utama bagi investor," jelasnya. Ia juga menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia yang baik tetap mampu menarik minat investasi meskipun volatilitas pasar meningkat.

Silva optimistis, jika program pemerintah mulai berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan laba bersih perusahaan, imbal hasil investasi di Indonesia akan semakin menarik. "Meskipun era Trump 2.0 bisa memicu volatilitas lebih besar, minat investor terhadap Indonesia tetap tinggi," tutupnya.

Era Trump 2.0 memang membawa tantangan dan peluang bagi investasi di Indonesia. Dengan langkah yang tepat, Indonesia berpeluang besar untuk tetap kompetitif dan menarik minat investor global.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2