Mandiri Group Ungkap Dampak Trump 2.0 bagi Investasi dan Pasar Saham Indonesia
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat pada Senin (20/1/2025) waktu setempat, di US Capitol, Washington D.C. Pelantikan ini segera membawa dampak...
Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas, Silva Halim, turut menambahkan perspektifnya dari sisi investor portofolio. "Kebijakan Presiden Trump dapat memberikan tekanan pada pasar keuangan global dan menyebabkan volatilitas. Namun, valuasi saham Indonesia yang menarik, ditambah dividend yield yang tinggi, masih menjadi daya tarik utama bagi investor," jelasnya. Ia juga menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia yang baik tetap mampu menarik minat investasi meskipun volatilitas pasar meningkat.
Silva optimistis, jika program pemerintah mulai berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan laba bersih perusahaan, imbal hasil investasi di Indonesia akan semakin menarik. "Meskipun era Trump 2.0 bisa memicu volatilitas lebih besar, minat investor terhadap Indonesia tetap tinggi," tutupnya.
Era Trump 2.0 memang membawa tantangan dan peluang bagi investasi di Indonesia. Dengan langkah yang tepat, Indonesia berpeluang besar untuk tetap kompetitif dan menarik minat investor global.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...
- Ekspor Ferro Nickel Dibatasi, Bagaimana Nasib Ambisi Indonesia Jadi Raja EV Duni...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...