Menteri Bahlil Pangkas RKAB Tambang 2026, Jaga Stabilitas Harga dan Cadangan Energi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) tahun 2026....
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) tahun 2026. Langkah ini bertujuan menyeimbangkan pasokan dan kebutuhan pasar guna menjaga kestabilan harga komoditas.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kebijakan ini diambil untuk menyelaraskan antara suplai dan permintaan. Upaya tersebut sangat penting guna menjaga harga batubara sekaligus menjamin cadangan energi bagi generasi mendatang.
โKenapa RKAB kita potong? karena kita menyesuaikan antara supply dengan demand. Upaya penyelarasan antara suplai dan permintaan ini juga dinilai penting, tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga komoditas batubara, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan cadangan energi bagi generasi mendatang,โ ujar Bahlil dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (13/2).
Penyesuaian RKAB 2026 dirancang untuk mencegah kelebihan pasokan (oversupply) akibat eksploitasi berlebihan. Bahlil menekankan produksi masif sebaiknya ditunda jika komoditas belum terjual dengan harga wajar. Hal ini demi memastikan sumber daya tetap tersedia saat estafet kepemimpinan bangsa berpindah ke tangan generasi muda.
โKalau memang belum laku dengan harga baik, jangan dulu kita produksi secara masif, kasihan anak cucu kita ini. Suatu saat kita meninggal, mereka ini yang melanjutkan perjuangan negara ini. Jangan di saat mereka memimpin barang sudah habis karena kelakuan kita, udah gitu jual murah lagi,โ tuturnya.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...
- Ekspor Ferro Nickel Dibatasi, Bagaimana Nasib Ambisi Indonesia Jadi Raja EV Duni...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...