OECD Puji Reformasi BUMN Indonesia, Ini Kata Erick Thohir!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) baru saja mengeluarkan laporan yang menyebut tata kelola BUMN di Indonesia kini sudah sejajar dengan best practic...

OECD Puji Reformasi BUMN Indonesia, Ini Kata Erick Thohir!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) baru saja mengeluarkan laporan yang menyebut tata kelola BUMN di Indonesia kini sudah sejajar dengan best practices OECD. Laporan ini menggarisbawahi bahwa BUMN di Indonesia kini beroperasi dengan standar global yang memastikan persaingan yang setara dengan perusahaan swasta.

Terobosan ini tidak lepas dari program "less bureaucracy"ย  yang digagas oleh Menteri BUMN Erick Thohir sejak 2020. Salah satu langkah besar yang diambil adalah penataan regulasi. Dari 45 Peraturan Menteri BUMN, kini hanya tersisa 3 yang disusun pada tahun 2022 lalu. Ini adalah langkah simplifikasi yang signifikan.

Dengan regulasi yang lebih jelas, BUMN kini dapat bersaing secara lebih efisien, baik di tingkat nasional maupun internasional. Laporan OECD juga menyoroti indikator Product Market Regulations (PMR) yang menunjukkan tata kelola BUMN Indonesia sudah sejajar dengan negara-negara OECD lainnya.

Langkah simplifikasi ini dikenal juga sebagai โ€œOmnibus Law Peraturan BUMN.โ€ Langkah ini mematuhi UU Nomor 13 Tahun 2022 yang mengatur perubahan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. UU ini bertujuan menambahkan metode omnibus dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses peraturan.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menjelaskan bahwa simplifikasi regulasi ini adalah upaya untuk menghadapi perubahan global yang cepat sambil tetap berpegang pada landasan hukum yang solid. "Saya berharap dengan terobosan ini bisa menjadi panduan dalam menghadapi globalisasi dan kita tidak terkungkung dalam lingkaran persoalan yang itu-itu saja. Kita bisa mengantisipasi perubahan dengan kebijakan yang prudent," ujar Erick, di Jakarta, Senin (22/7/2024).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2