OJK dan BEI Ungkap Respon MSCI: Diapresiasi, Tapi Minta Bukti Nyata Reformasi Pasar Modal
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan catatan penting bagi masa depan pasar modal Indonesia. Lembaga indeks global ini meminta bukti nyata dari delapan renca...
Otoritas juga telah menyiapkan kebijakan keluar atau exit policy. Langkah ini berlaku bagi emiten-emiten yang tidak sanggup memenuhi ketentuan 15% tersebut. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas perusahaan yang melantai di bursa.
Selama masa transisi, bursa akan memberikan notasi khusus bagi emiten yang belum memenuhi standar free float. Notasi ini berfungsi sebagai alat bantu bagi para investor dalam memilih saham. Investor ritel diharapkan lebih terbantu dalam mendapatkan informasi saham yang likuid.
"Ini sebenarnya memberikan kemudahan buat investor untuk melakukan pemilihan terhadap saham-saham yang mereka investasikan," tutur Friderica.
Progres klasifikasi data investor juga menunjukkan angka yang menggembirakan. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, melaporkan klasifikasi investor kini diperluas dari sembilan menjadi 28 kategori. Langkah ini mencakup 35.022 Single Investor Identification (SID) yang harus dipetakan ulang.
Saat ini, tingkat pemenuhan klasifikasi data tersebut sudah mencapai lebih dari 82%. Data investor yang sebelumnya masuk dalam kategori lain-lain kini menjadi lebih jelas dan terperinci. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi keterbukaan publik terkait profil investor di Indonesia.
Gebrakan lain yang disiapkan adalah peluncuran High Shareholder Concentration List. Mekanisme ini bertujuan memberikan sinyal kepada investor jika ada saham dengan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi. Informasi ini juga akan menyoroti saham-saham dengan tingkat likuiditas yang sangat terbatas.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...