Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Penyebabnya

Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Penyebabnya
Bacakan Artikel

Selain itu, jumlah beban lain-lain bersih meningkat 28,8% dari Rp14,93 miliar menjadi Rp19,23 miliar. Beban ini terutama berasal dari kenaikan beban keuangan, kenaikan beban pajak, lain-lain bersih dan penurunan pendapatan keuangan bersih di triwulan I 2026. Akibatnya, rugi sebelum pajak BIPP meningkat sebesar 698,47%, dari Rp2,61 miliar per Maret 2025 menjadi Rp20,84 miliar per Maret 2026.

 

Emiten bidang pengembangan dan pengelolaan properti termasuk ruang perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, dan perumahan ini mencatat rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp16,16 miliar (Rp3,21 per saham) per Maret 2026, meningkat sebesar 254,38% dibandingkan sebesar Rp4,56 miliar (Rp0,91 per saham) per Maret 2025.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: