Rugi Bersih MKNT Membengkak 93% di Kuartal I 2024, Penjualan Ambles Hampir 100%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menderita rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,89 miliar pada kuartal I 2024. Nilai rugi ini...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menderita rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,89 miliar pada kuartal I 2024. Nilai rugi ini membengkak 93% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp3,33 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2024, kinerja pendapatan Perseroan mengalami penurunan sangat tajam. Penjualan bersih MKNT anjlok 99,9% menjadi hanya Rp237,87 juta pada tiga bulan pertama tahun ini. Padahal pada kuartal I 2023, Perseroan masih mencatatkan penjualan sebesar Rp429,54 miliar.
Merosotnya pendapatan ini berdampak langsung pada laba bruto yang tersisa Rp27,83 juta. Angka ini jauh menurun dari laba bruto tahun sebelumnya senilai Rp11,16 miliar. Beban pokok penjualan juga ikut turun drastis menjadi Rp210,03 juta dari Rp418,38 miliar seiring minimnya aktivitas penjualan.
Kenaikan rugi bersih ini turut dipicu oleh pos pendapatan lainnya bersih yang berbalik rugi Rp7,19 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, pos ini menyumbang keuntungan sebesar Rp11,60 miliar. Di sisi lain, Perseroan berhasil menekan beban umum dan administrasi menjadi Rp1,48 miliar dari sebelumnya Rp14,98 miliar.
Manajemen MKNT juga mencatatkan efisiensi pada beban keuangan yang tercatat Rp0 pada kuartal ini. Sebelumnya, beban bunga mencapai Rp9,13 miliar pada kuartal I 2023. Beban pajak penghasilan tercatat sebagai manfaat pajak sebesar Rp11,27 juta.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%