Rupiah Bergejolak, Purbaya Pastikan Ekonomi Indonesia Tak Akan Kembali ke Krisis 1998
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kondisi ekonomi nasional. Gejolak nilai tukar mata uang terhadap US$ belakangan ini dinil...
Saat ini, Indonesia justru mampu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Pemerintah berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas level 5%.
โKita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5%, dan itu akan kita jaga terus,โ tegasnya.
Menurut Purbaya, tekanan global diperkirakan mulai mereda dalam waktu dekat. Ia menilai tensi politik di Amerika Serikat akan mempengaruhi arah kebijakan luar negeri negara tersebut.
Menjelang pemilu tengah paruh waktu, Amerika Serikat diperkirakan akan mengurangi keterlibatan dalam konflik di Timur Tengah. Kondisi itu diyakini dapat membantu meredakan tekanan terhadap ekonomi global sebelum Oktober mendatang.
Prospek ekonomi Indonesia pun dinilai masih sangat terbuka. Pemerintah saat ini fokus menjaga permintaan domestik tetap stabil agar pertumbuhan ekonomi terus terjaga.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...
- Ekspor Ferro Nickel Dibatasi, Bagaimana Nasib Ambisi Indonesia Jadi Raja EV Duni...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...