Satgas PASTI Blokir Magento, Platform Ilegal yang Menjanjikan Cashback dan Komisi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) resmi menghentikan kegiatan usaha Magento. Platform ini diduga melakukan penipuan dengan modus impersonasi...
Selain Magento, Satgas PASTI juga menemukan sejumlah entitas lain dengan modus serupa. Di antaranya Mbastack Periklanan Kreatif Terbatas yang mencatut nama MBAStack Limited, serta Appeninc yang diduga menggunakan nama perusahaan asing Appen Inc.
Sekretariat Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, Hudiyanto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
“Waspada terhadap tawaran yang menggunakan nama perusahaan asing berizin tanpa kejelasan legalitas di Indonesia,” ujar Hudiyanto dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Saat ini, Satgas PASTI telah memblokir akses aplikasi dan tautan yang terkait dengan Magento. Satgas juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut.
Masyarakat yang merasa dirugikan diminta segera melapor kepada aparat penegak hukum setempat. Untuk mempercepat pemblokiran rekening pelaku, korban dapat menyampaikan laporan melalui situs Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di iasc.ojk.go.id.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...
- BUMA Internasional Grup (DOID) Catat Pendapatan US$318 Juta, Rugi Turun 66% di K...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%