Tiga Inovasi Digital Akselerasi Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Jawa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) bersama mitra strategis bersinergi mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Jawa melalui 3 inovasi berbasis digital. Ini difokuskan pada per...

Tiga Inovasi Digital Akselerasi Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Jawa
Bacakan Artikel

Perkembangan eksyar di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Berkaitan dengan hal ini, Destry menekankan, eksyar memiliki keunggulan yaitu berdaya tahan di tengah krisis karena ditopang oleh model bisnis yang solid, inklusif, dan berkelanjutan.

Berbagai indikator menunjukkan perkembangan eksyar di Indonesia terus membaik. Pembiayaan perbankan syariah pada Juli 2024 mencapai Rp597,89 triliun atau tumbuh 11,92% (yoy), capaian nominal tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang tercatat Rp569,37 triliun.

Di tataran global, eksyar Indonesia berdasarkan laporan dari SGIE Report saat ini berada pada peringkat ke-3 (di bawah Malaysia dan Arab Saudi), meningkat satu peringkat dibanding tahun sebelumnya.

Menyikapi perkembangan ini, Destry mendorong perlunya memacu eksyar melalui sinergi erat dengan KNEKS dan berbagai stakeholders. Bank Indonesia senantiasa berperan sebagai โ€œAIR" (Akselerator, Inisiator, dan Regulator) dalam pengembangan eksyar yang meliputi: i) koordinasi dengan berbagai stakeholder mendorong percepatan program eksyar, ii) memprakarsai inovasi program pengembangan eksyar, seperti pemberdayaan ekonomi pesantren, serta iii) perumusan dan penerbitan ketentuan sesuai kewenangan.

Mencermati tantangan ke depan, akselerasi eksyar perlu didukung dengan perluasan akses pembiayaan, literasi keuangan, dan penguatan multiplier effect eksyar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: