Disaksikan Vladimir Putin, RI Teken Perjanjian Dagang dengan Eurasia: Emiten Sawit, Tekstil hingga Manufaktur Berpeluang Cuan?

STOCKWATCH.ID (ST. PETERSBURG, RUSIA) – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso resmi menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU FTA). M...

Disaksikan Vladimir Putin, RI Teken Perjanjian Dagang dengan Eurasia: Emiten Sawit, Tekstil hingga Manufaktur Berpeluang Cuan?
Bacakan Artikel

“Dengan preferensi tarif hingga 90,5 persen dari total pos tarif Uni Ekonomi Eurasia, produk unggulan Indonesia akan memperoleh akses pasar yang lebih luas dan kompetitif. Hal ini mendorong peningkatan ekspor sawit dan turunannya, alas kaki, tekstil dan produk tekstil, produk perikanan, karet alam, furnitur, serta produk manufaktur seperti elektronik. Preferensi dan berbagai kemudahan tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk merebut pangsa pasar dari negara pesaing,” jelas Mendag Budi.

Kerja sama ini membuka pintu pasar nontradisional di kawasan Eurasia yang memiliki populasi 180 juta penduduk. Kawasan ini memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai US$ 2,56 triliun.

Sementara bagi Eurasia, Indonesia menawarkan pasar potensial dengan 281,6 juta penduduk dan PDB US$ 1,4 triliun. Kelas menengah di Indonesia juga terus tumbuh secara eksponensial.

“Persetujuan ini akan memberikan kepastian kerangka hukum dan transparansi bagi dunia usaha, sehingga iklim perdagangan menjadi lebih dapat diprediksi dan kondusif. Selain itu, Pemerintah Indonesia akan memastikan implementasi persetujuan ini berjalan efektif, transparan, dan berpihak pada dunia usaha dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” pungkas Mendag Budi.

Kepala Komisi Uni Ekonomi Eurasia, Bakytzhan Sagintayev, menyambut baik kesepakatan ini. Pihaknya optimistis volume perdagangan kedua belah pihak bakal melonjak drastis pasca implementasi perjanjian.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: