Disaksikan Vladimir Putin, RI Teken Perjanjian Dagang dengan Eurasia: Emiten Sawit, Tekstil hingga Manufaktur Berpeluang Cuan?

STOCKWATCH.ID (ST. PETERSBURG, RUSIA) – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso resmi menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU FTA). M...

Disaksikan Vladimir Putin, RI Teken Perjanjian Dagang dengan Eurasia: Emiten Sawit, Tekstil hingga Manufaktur Berpeluang Cuan?
Bacakan Artikel

“Hari ini kami menandatangani dokumen penting, yaitu FTA antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia. Kami berharap, setelah perjanjian ini mulai diimplementasikan, perdagangan antara negara-negara kami dapat meningkat hingga dua kali lipat,” ujar Sagintayev.

Perundingan Indonesia-EAEU FTA ini tergolong cepat. Prosesnya dimulai pada 2023 dan rampung hanya dalam waktu dua tahun. Perjanjian ini terdiri atas 15 bab yang mencakup akses pasar barang, fasilitasi perdagangan, serta kerja sama ekonomi.

Total perdagangan Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia pada periode Januari–Oktober 2025 tercatat sebesar US$ 4,4 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke kawasan tersebut mencapai US$ 1,76 miliar. Sementara itu, impor Indonesia dari Uni Ekonomi Eurasia tercatat sebesar US$ 2,64 miliar.

Produk ekspor andalan Indonesia ke kawasan ini meliputi minyak sawit, minyak kelapa, kopi, dan kakao. Sebaliknya, Indonesia banyak mengimpor batu bara, pupuk kalium, gandum, dan besi baja dari Eurasia.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono, mengingatkan pekerjaan rumah selanjutnya adalah tahap implementasi. Pelaku usaha diminta bersiap memanfaatkan fasilitas ini.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: