Perekonomian Global Membaik, Kinerja Industri Perbankan Indonesia Tetap Resilien dan Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja industri perbankan Indonesia per Februari 2024 tetap resilien dan stabil. Ini didukung oleh tingkat profitabilitas ROA sebesar 2,52% (Januari 2024: 2,71%) dan NIM seb...

Perekonomian Global Membaik, Kinerja Industri Perbankan Indonesia Tetap Resilien dan Stabil
Bacakan Artikel

Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL net perbankan sebesar 0,82% (Januari 2024: 0,79%) dan NPL gross sebesar 2,35% (Januari 2024: 2,35%). Seiring pertumbuhan perekonomian nasional, jumlah kredit restrukturisasi Covid-19 melanjutkan tren penurunan menjadi sebesar Rp242,80 triliun (Januari 2024: Rp251,21 triliun) atau turun Rp8,41 triliun, dengan jumlah nasabah tercatat turun menjadi 943 ribu nasabah (Januari 2024: 977 ribu nasabah).

Ke depan, tetap perlu diperhatikan risiko perbankan utamanya risiko pasar dan dampaknya pada risiko likuiditas terkait sentimen suku bunga global yang masih tetap tinggi, serta potensi peningkatan risiko kredit paska berakhirnya masa relaksasi kredit restrukturisasi terkait Covid-19 pada akhir Maret 2024.

Untuk itu perbankan diminta meningkatkan daya tahannya melalui penguatan permodalan dan menjaga coverage CKPN secara memadai, serta secara rutin melakukan stress test untuk mengukur kemampuan permodalannya dalam menyerap potensi risiko.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: