Perekonomian Global Membaik, Kinerja Industri Perbankan Indonesia Tetap Resilien dan Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja industri perbankan Indonesia per Februari 2024 tetap resilien dan stabil. Ini didukung oleh tingkat profitabilitas ROA sebesar 2,52% (Januari 2024: 2,71%) dan NIM seb...

Perekonomian Global Membaik, Kinerja Industri Perbankan Indonesia Tetap Resilien dan Stabil
Bacakan Artikel

Dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan konsumen di sektor Perbankan, pada Maret 2024 OJK telah mencabut izin usaha PT BPR Aceh Utara. Pada sektor PPDP, aset industri asuransi di Februari 2024 mencapai Rp1.130,05 triliun atau naik 2,08 persen yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp1.106,97 triliun.

Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp909,77 triliun atau naik 2,47% yoy. Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi di Februari 2024 mencapai Rp60,84 triliun, atau naik 10,88% yoy, yang terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh sebesar 1,45% yoy per Februari 2024 dengan nilai sebesar Rp30,77 triliun, dan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 22,53% yoy dengan nilai sebesar 30,07 triliun.

Secara umum permodalan di industri asuransi komersil tetap solid, dengan industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan Risk Based Capital (RBC) yang di atas threshold masing-masing sebesar 452,24% dan 339,94%, jauh di atas threshold sebesar 120%.

Pilih Halaman: